Sindiran Untuk Orang-Orang Yang Menyindir Saya


Sayang,
Apakah hidupmu sedemikian menyedihkannya sehingga engkau terus menjadikan dirimu sebagai tokoh protagonis dalam sandiwara picisan yang kau sutradarai sendiri, dan diriku sebagai tokoh antagonisnya?
Jika benar demikian, maafkanlah aku
Sebab meskipun aku adalah tokoh antagonis dalam drama kehidupanmu, namun dirimu hanyalah seorang figuran bagiku, yang memang selalu ada, namun toh tak pernah terlalu bermakna…

Dan, Sayang,
Bukankah mata semua orang-orang itu tertuju padamu, dan bukan padaku, ketika engkau menguarkan kata-kata yang menunjukkan tingkat pendidikanmu itu, padaku?
Maka,
Angkatlah dagumu, Sayang, perlihatkanlah kedua sisi wajahmu dan pandanglah mereka dengan berani
Tampakkanlah perangaimu yang sesungguhnya tanpa rasa penyesalan, sebagaimana aku pun selalu menampakkan wajahku yang sebenarnya

Sebab, Sayangku,
Orang dewasa takkan beradu mulut dengan kanak-kanak
Sebagaimana orang bijak takkan bersitegang dengan mereka yang kurang matang
Demikian pulalah sikapku padamu
Dan ketahuilah, Sayang,
Aku takkan pernah kalah darimu
Sebab aku tak pernah sudi untuk berperang denganmu.

Advertisements

One thought on “Sindiran Untuk Orang-Orang Yang Menyindir Saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s