Tahun Keempat Belas


Dedicated to my beloved grandpa, my hero, my inspiration, Thoeng Siong Kien a.k.a. Siwon Hertaskin Tungadi (7 Juli 1995 – 7 Juli 2009)

Masih teringat di kepalaku
Tahun-tahun yang telah lalu
Ketika kau masih di sisiku
Dan kita bagaikan satu

Masih terbayang di benakku
Waktu-waktu yang telah lampau
Ketika kita bersenda gurau
Dan tertawa tanpa tahu apa yang lucu

Masih terekam di otakku
Hari-hari kita yang dulu
Ketika kita hanya diam membisu
Dan menatap senja yang mulai membeku

Dan, masih jelas di pelupuk mataku
Saat itu
Ketika kau meninggalkanku
Tanpa pertanda apapun yang baku

Oh, mengapa semua ini terjadi
Karena semuanya terjadi begitu tiba-tiba, namun pasti
Karena kepergianmu begitu tak terbayangkan, namun bukan mimpi
Karena sejak saat itu kau tak lagi hidup, namun mati

Di manakah kau berada kini
Apakah kau dapat melihat kami di sini?
Bertaburan kenangan-kenangan dirimu yang hakiki
Namun selamanya akan abadi

Dan tahulah kami
Meskipun jalanmu telah berhenti sampai di sini
Namun tidak begitu halnya dengan jalan kami
Yang masih terbentang luas penuh dengan misteri

Kami akan terus berjalan dengan ditemani kenangan tentangmu
Karena dalam darah kami mengalir darahmu
Kuucapkan selamat jalan padamu
Abadilah selalu namamu di sepanjang waktu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s