Efek Jas Putih


Salah satu hal yang keren dari menjadi dokter bukan di kota besar ialah besarnya penghargaan terhadap dokter dari pasien. Contohnya saja, jika saya berjalan di sepanjang lorong rumah sakit dengan mengenakan jas dokter saya, maka pasti akan ada setidaknya satu pasien yang menyapa duluan, “Selamat pagi, Dok” atau “Selamat siang, Dok”. Mungkin bagi Anda ini biasa saja, namun ketahuilah bahwa hal sederhana seperti itu sangat jarang terjadi di rumah sakit di kota-kota besar, di mana pasien-pasiennya langsung mendatangi praktik dokter spesialis tanpa berkonsultasi ke dokter umum terlebih dahulu; atau hanya mendatangi dokter umum cuma untuk memperoleh rujukan yang harus dibawa supaya jaminan kesehatannya bisa diklaim; atau di mana kita seringkali mendengar pasien berkata, “Oh, itu cuma koas, bukan dokter.”

Itulah yang terjadi tadi siang. Ketika saya berjalan di koridor rumah sakit, ada sekitar dua atau tiga orang pasien yang menyapa “Selamat siang, Dok” yang tentunya saya balas juga dengan ucapan selamat siang. Sepulang dari rumah sakit, saya mendapati bahwa ternyata ada barang yang ketinggalan. Maka jadilah saya buru-buru ke rumah sakit untuk mengambil barang tersebut sebelum ruangan poliklinik dikunci. Saya tidak mengenakan jas dokter saya, soalnya saya pikir, kan cuma untuk mengambil barang yang ketinggalan. Kemudian saya bertemu dengan pasien yang sama dengan yang beberapa jam yang lalu menyapa saya. Lucunya, kali ini boro-boro menyapa, melirik saya pun tidak. Sampai ketika saya mengatakan “Permisi” (karena kebetulan ibu tersebut duduk-duduk merintangi jalanan di koridor) pun dia tidak menggubris saya. Hehehe.

Saya jadi kepikiran, sebegitu besarnyakah efek sebuah jas putih? Waktu saya disapa, sebenarnya yang disapa itu saya atau jas putihnya? Apakah kemudian, ketika segelintir orang awam selesai menjalani pendidikan medis dan menjadi seorang dokter, mereka juga mengalami hal yang serupa; bahwa ternyata efek seonggok jas putih sedemikian dahsyatnya? Lalu, salahkah jika kemudian para dokter mengagung-agungkan kekuatan jas putihnya karena perilaku masyarakat yang demikian? Wallahualam.

Yang jelas, menurut saya Anda adalah dokter yang keren kalau pasien bisa menghargai Anda (sebagai dokter) bahkan ketika Anda sedang tidak mengenakan jas putih Anda. Dan lebih keren lagi kalau Anda, meskipun tanpa mengenakan jas putih dan tidak digubris oleh pasien, masih mampu menebarkan senyum ramah dan tetap melayani pasien dengan tulus dan sebaik-baiknya. 🙂

Menutup tulisan ini, ada sepenggal kisah lain yang saya alami ketika saya jaga UGD beberapa hari yang lalu. Waktu itu kondisi UGD sedang “aman” dan saya sedang asyik nongkrong di nurse station bersama para perawat jaga UGD. Kemudian, dari arah pintu masuk kami melihat seorang laki-laki setengah baya berjalan terpincang-pincang ke arah UGD. Pakaian dan penampilannya rapi, dan kelihatan jelas bahwa ia bukan seorang pasien yang hendak berobat. Salah satu perawat berujar, “Coba perhatikan Bapak yang di sana. Dia itu sebenarnya kurang waras, sudah sering berkeliaran di dalam rumah sakit, tapi orangnya sopan sekali, bahkan lebih sopan daripada orang yang waras.”

Eh, benar saja. Sewaktu sampai di pintu depan UGD, si bapak tersebut membersihkan sandalnya di keset, membungkuk hormat, mengucapkan selamat malam, kemudian minta permisi mau lewat sambil tersenyum sumringah. Setelah kami balas sapaannya dan mempersilakannya lewat, barulah ia masuk dan melintasi UGD, tak lupa mengucapkan terima kasih dan kembali tersenyum lebar.

Selepas perginya si bapak tersebut, perawat yang tadi mengatakan, “Lihat kan? Pasien-pasien lain maupun pengunjung-pengunjung pasien yang lain mana ada yang sesopan itu. Biasanya mereka cuma keluar masuk seenaknya saja. Padahal katanya mereka waras.” Kemudian ia menambahkan, “Nah, kalau begitu, sebenarnya siapa yang waras?” 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s