Maukah Kau Ketuk Pintunya?


Maukah kau ketuk pintunya?
Ada seseorang yang sedang berduka di dalam
Sebab dunia tak sesederhana yang disangkanya;
Dalam sepi, dilaluinya malam-malam kelam

Berjalan tanpa tentu arah
Sebab ia tak tahu apa yang ia cari
Harus berapa tetes lagi air matanya tumpah,
Hingga akhirnya tak lagi ia sendiri?

Menjalani waktu mendambakan satu kehadiran
Satu sosok untuk berbagi jiwa dan takdir
Sepotong pikiran kecil untuk berbagi kesepian
Harapnya, sesekali senyuman akan hadir

Sebab sesungguhnya tempatnya bukanlah di sini
Ia terjatuh karena sayapnya patah
Ingin kembali namun tak bisa kini
Karena sayapnya hanya setengah

Menghabiskan hari dengan mencoba terbang
Mengutuk perasaan yang terlanjur rindu
Sebab mampukah ia menghapus kenang
Saat hati telah berubah sendu?

Ada seseorang yang sedang berduka di dalam
Pikirnya, mungkin sepi akan menumpulkan rasa
Sayang, ingatan telah tergores begitu dalam
Maukah kau ketuk pintunya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s