Angkot


Beberapa sisi positif naik angkot:

  • Ga perlu capek-capek berkonsentrasi menyetir, apalagi saat terjebak macet. Saya termasuk orang yang payah dalam melakukan multi-tasking, dan ketika sedang menyetir, saya sulit membagi perhatian untuk melakukan hal-hal lain seperti menelepon dan sebagainya. Malahan, saya pernah nyaris menabrak mobil lain hanya gara-gara menyetir sambil menyanyi. 😀
  • Bisa memperhatikan tingkah laku orang-orang (baca: penumpang lain) di sekitar. Banyak sikap dan perbuatan orang yang menarik untuk diamati, baik untuk diteladani maupun untuk dijadikan pelajaran dalam kehidupan.
  • Bisa sekalian olahraga, sebab pada umumnya angkot memiliki “lokasi mangkal” tertentu yang mesti dicapai dengan berjalan kaki.
  • Melatih kesiagaan dan kewaspadaan sebagai individu tunggal di tengah-tengah orang asing, atau dengan kata lain, belajar menjadi awas, sigap, dan mandiri.
  • Bisa beramal pada supir angkotnya.
  • Ga perlu bayar uang parkir dan ga perlu pusing cari parkiran.
  • Sisi positif terbesar bagi saya adalah bisa merenung dan mengkhayal bebas selama perjalanan tanpa perlu menemani orang lain mengobrol ataupun pusing memikirkan rute yang mesti ditempuh. Sampai saat ini, sumber ide-ide untuk tulisan saya masih paling banyak muncul saat berada dalam angkot.

Beberapa sisi negatif naik angkot:

  • Kalau angkotnya tidak ber-AC, panas.
  • Kadang harus berdesak-desakan dengan penumpang lain.
  • Waktu yang diperlukan untuk menempuh perjalanan umumnya lebih lama, sebab si angkot perlu banyak berhenti untuk menaikkan, menurunkan, dan menunggu penumpang.
  • Ga boleh tidur selama di perjalanan, kalau ga mau tujuan Anda terlewat.
  • Agak ribet kalau membawa banyak barang bawaan.
  • Probabilitas terjadi kasus-kasus kriminal lebih tinggi (kecuali kasus-kasus pelanggaran lalu lintas).
  • Dalam beberapa kasus, naik angkot lebih mahal dibandingkan naik kendaraan pribadi.

Jika memutuskan untuk naik angkot:

  • Berpakaian yang rapi dan sopan, tidak mengundang pandangan dari orang-orang sekitar. Sebaiknya tidak mengenakan perhiasan maupun tetek bengek yang berlebihan.
  • Menghafal dan memperhatikan rute perjalanan agar Anda tidak dibawa nyasar ke negeri antah berantah.
  • Menghafal dan memperhatikan barang-barang bawaan Anda agar jangan ada yang hilang ataupun ketinggalan.
  • Sebaiknya mengenakan alas kaki yang nyaman dipakai berjalan.
  • Tingkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
  • Bersikap ramah dan toleran terhadap supir dan penumpang lain.
  • Jangan lupa membawa dompet berisi uang dan ponsel untuk menelepon minta pinjaman uang kalau ternyata Anda lupa bawa dompet :p
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s