Arogansi Profesi


Tulisan ini bermula ketika saya dan teman sedang mampir makan siang di sebuah rumah makan. Di meja sebelah kami duduk seorang ibu-ibu bersama dengan seorang remaja putri dan seorang remaja putra. Karena suasana restoran yang cukup sepi, maka percakapan di meja sebelah pun sampai di telinga kami. Ternyata mereka sedang memperbincangkan mengenai hasil ujian masuk [...]

Advertisements

Adek Koas…


Awal mula tulisan ini adalah ketika saya menemukan postingan di Path sebagai berikut. Saya jarang menonton drama seri bertema kedokteran produksi luar negeri, tapi untuk sinetron maupun FTV buatan dalam negeri, peran dan dialog dokter, perawat, dan tenaga medis itu benar-benar menyedihkan. Itulah salah satu alasan mengapa saya berhenti sama sekali menonton sinetron dan FTV [...]

Pasien Cerewet


Jangan sekali-kali berkata pada pasien “Ah, bapak/ibu cuma sakit anu saja, ga usah terlalu heboh deh,” dengan tujuan untuk menyepelekan penyakitnya, meskipun kita sebagai tenaga medis mengetahui dengan pasti bahwa masih banyak penyakit lain yang lebih serius dibandingkan dengan penyakit pasien tersebut. Pasien datang berobat pada Anda berarti ia sudah memercayakan pengobatannya pada Anda. Pasien [...]

Efek Jas Putih


Salah satu hal yang keren dari menjadi dokter bukan di kota besar ialah besarnya penghargaan terhadap dokter dari pasien. Contohnya saja, jika saya berjalan di sepanjang lorong rumah sakit dengan mengenakan jas dokter saya, maka pasti akan ada setidaknya satu pasien yang menyapa duluan, “Selamat pagi, Dok” atau “Selamat siang, Dok”. Mungkin bagi Anda ini [...]

Apel: Saya Sebagai Awam


Salah satu persyaratan untuk memperoleh Surat Izin Praktik (SIP) bagi dokter, khususnya di wilayah Makassar, ialah wajib mengikuti “Lokakarya Reguler Etika, Hukum, dan Organisasi Profesi Dokter” yang diadakan tiap tiga bulan sekali. Oleh karena itu, saya pun mengikuti lokakarya tersebut. Salah satu pemateri yang hadir ialah dr. Heru Budianto, SH, MM, dengan judul topik yang [...]